Mengatasi Perbedaan ASI Kanan dan Kiri Pada Ibu Menyusui

Mengatasi Perbedaan ASI Kanan dan Kiri Pada Ibu Menyusui

ASI atau Air Susu Ibu adalah asupan nutrisi dan gizi terpenting untuk bayi, terutama mereka yang baru saja dilahirkan ke dunia. Saking pentingnya ASI, seorang ibu menyusui wajib memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke tubuhnya demi kelancaran produksi ASI tersebut.

Produksi ASI bukan hanya dipengaruhi oleh nutrisi yang masuk ke tubuh ibu, tapi juga banyak hal lain. Mulai dari kesehatan psikis ibu, kualitas istirahat, hingga kebiasaan bayi untuk menyusu. Bayi yang jarang menyusu atau hanya menyusu di satu payudara tentu memengaruhi produksi ASI yang dihasilkan sang ibu.

Faktanya, produksi ASI yang tidak lancar adalah salah satu masalah yang seringkali membuat para ibu cemas. Selain itu, produksi ASI di payudara kanan dan kiri yang tidak sama juga sering membuat khawatir. Lantas, apakah perbedaan asi kanan dan kiri ini normal terjadi pada ibu menyusui?

Berikut ulasan lengkap menurut templayerweb.com.

Perbedaan ASI Kanan dan Kiri pada Ibu Menyusui

Perbedaan ASI Kanan dan Kiri pada Ibu Menyusui

Jika Anda menemukan perbedaan ASI kanan dengan kiri, usahakan agar tidak terlalu khawatir berlebihan. Percayalah, produksi ASI yang berbeda merupakan sesuatu yang normal terjadi pada ibu menyusui. Umumnya, hal ini disebabkan karena intensitas menyusui yang biasanya dilakukan di satu sisi saja.

Selama produksi ASI tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi harian bayi, Anda tak perlu cemas. Untuk meningkatkan produksi ASI ini, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Mulai dari memastikan untuk menyusui secara bergantian di payudara kanan ataupun kiri, jika bayi hanya mau menyusu di satu sisi payudara usahakan tetap memompa sisi payudara lainnya. Anda juga wajib mencukupi kebutuhan nutrisi dan gizi Anda dengan mengonsumsi air putih, buah, serta sayur. Jangan lupa juga untuk mengelola stres dengan baik.

Penyebab Adanya Perbedaan ASI Kanan dan Kiri

Perbedaan ASI kanan dan kiri terjadi karena adanya sensitivitas payudara terhadap prolaktin. Hal ini yang menyebabkan jumlah ASI yang diproduksi antara payudara kanan dan kiri tidak seimbang.

Bukan hanya itu saja, jika bayi selalu mengisap di salah satu sisi payudara, maka lama-kelamaan payudara yang jarang diisap akan menurunkan frekuensi sekresi ASI-nya. Bahkan, payudara tersebut akan cenderung menyusut.

Ada juga penyebab lain dari perbedaan produksi ASI ini, yaitu penyakit seperti mastitis. Hal ini menyebabkan ibu tidak mampu memproduksi ASI dengan lancar sehingga timbul perbedaan produksi ASI di kedua sisi payudara.

Cara Tepat Menyeimbangkan Perbedaan ASI Kanan dan Kiri

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perbedaan jumlah ASI yang diproduksi payudara kanan dan kiri sangatlah normal terjadi. Namun, jika perbedaan tersebut sudah hampir dua kali lipat, maka Anda harus mulai melakukan penyesuaian.

Anda harus ingat prinsip makin banyak diisap, maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Memang tidak mudah untuk menyeimbangkan produksi ASI kanan dan kiri. Cara paling tepat yang bisa Anda lakukan adalah membiarkan bayi mengisap ASI, terutama saat bayi lapar dan mau menyusu.

Jika bayi tergolong tidak kuat menyusu, maka Anda bisa membantunya dengan memompa ASI tersebut. Dengan menggunakan mesin pompa ASI, Anda bisa menekan perbedaan jumlah produksi ASI kanan dan kiri. Kunci utamanya adalah harus seimbang.

Metode Menyusui yang Benar bisa Mengurangi Perbedaan ASI Kanan dan Kiri

Sebaiknya, biarkan bayi menyusu pada satu sisi payudara hingga bayi melepaskan dirinya atau tertidur. Apabila bayi hanya mengulum, Anda bisa dengan lembut memeras payudara untuk merangsang bayi supaya dia mau menyusu dan menyerap cukup nutrisi dalam ASI.

Nah, pada jadwal menyusu berikutnya berikan ASI pada payudara yang berbeda dengan jadwal sebelumnya menggunakan cara sama. Biarkan bayi terus menyusu sampai dia melepaskan dirinya. Seiring berjalannya waktu, payudara Anda akan secara bertahap beradaptasi dengan metode ini dan membuat produksi ASI pada kedua payudara jadi lebih seimbang.

Tak jarang pula para ibu menyusui bertanya-tanya, apakah proses menyusui ini menyebabkan payudara jadi besar sebelah. Faktanya, payudara wanita memang memiliki perbedaan ukuran antara kanan dan kiri. Menyusui bukanlah faktor utama penyebab payudara besar sebelah, tapi memang akan memengaruhinya.

Untuk menghindari adanya perbedaan ukuran payudara setelah menyusui, Anda bisa merawatnya dengan baik. Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan.

  • Memijat payudara sesaat setelah menyusui selama kurang lebih 10 menit.
  • Rajin melatih otot-otot dada dengan peregangan atau ekspansi untuk membantu payudara tetap kencang. 
  • Memperbaiki durasi dan frekuensi memompa ASI untuk menghindari pembengkakan pada payudara.
  • Mengubah ukuran bra di akhir periode laktasi setelah ukuran payudara kembali normal dan mengecil.

Pahamilah, perbedaan ASI kanan dan kiri tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Dengan catatan, selama tak ada hal yang aneh dengan kesehatan Anda dan bayi ketika menyusui. Namun, jika Anda merasa aneh atau sakit, tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Jangan lupa dibagikan ya!

Ananda

Penulis, Penyuka Kopi dan Periang

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page